Apa Sih Pengertian Unsur Secara Kimia?

Dalam dunia kimia terdapat tiga macam jenis zat yaitu unsur, senyawa, dan campuran. Kali ini kita akan membahas mengenai pengertian unsur secara kimia lebih dalam. Jangan lupa untuk menyimak baik-baik ya ulasan berikut ini.

Pengertian Unsur Secara Kimia

Pengertian Unsur Secara Kimia

Zat tunggal dibagi menjadi dua macam yaitu unsur dan senyawa. Zat tunggal tersebut bersifat homogen atau kontinyu. Unsur sendiri adalah zat kimia tunggal yang tidak bisa di uraikan menjadi zat-zat lain. Unsur juga dibedakan menjadi dua bagian yaitu unsur logam dan unsur non logam. Dilihat dari nama ilmiahnya, unsur logam dan non logam dapat dilihat dari nama terakhir dari unsur itu sendiri.

Unsur logam dan non logam memiliki sifat yang berbeda. Unsur logam memiliki sifat-sifat sebagai berikut…

  • Mengkilap jika di gosok
  • Merupakan konduktor
  • Menghantarkan panas
  • Merupakan zat padat pada suhu 25oC
  • Dapat meregang
  • Bersifat malleable

Berbeda dengan unsur logam, unsur non logam memiliki sifat-sifat sebagai berikut ini:

  • Merupakan zat padat, zat cair, dan zat gas pada suhu 25°C
  • Unsur non logam yang merupakan zat padat biasanya akan rapuh
  • Bukan merupakan konduktor
  • Tidak menghantarkan panas
  • Tidak mengkilap meskipun digosok berkali-kali

Bentuk Unsur Kimia

pengertian unsur secara kimia, bentuk unsur kimia, lambang unsur kimia

Unsur pada dasarnya terbuat dari atom namun memiliki bentuk yang berbeda. Bentuk pada unsur dapat dipengaruhi oleh suhu yang dikenakan yaitu berada pada suhu panas, cair, ataupun gas. Kebanyakan ilmuwan menyebut bentuk unsur kimia tersebut dengan sebutan alotrop. Contoh dari bentuk unsur kimia bisa kamu temukan dalam karbon.

Baca Juga

Dalam tabel periodik terdapat nama-nama unsur yang telah dibagi menjadi dua golongan yaitu logam dan non logam. Saat ini, ada 118 jenis unsur yang terkenal. Dari seluruh jenis unsur tersebut terdapat 94 unsur alami yang berasal dari bumi.

Golongan Yang Termasuk Dalam Unsur

Pengertian unsur secara kimia telah di bahas sebelumnya. Nah, kini kita akan membahas mengenai golongan yang termasuk dalam unsur. Berikut adalah pengertiannya…

Golongan Logam Alkali (IA)

Ciri dari logam alkali adalah bentuknya lunak dan dapat dipotong dengan mudah. Logam ini masuk ke dalam kategori logam yang paling reaktif dan dapat terbakar di udara. Tidak hanya itu, logam ini dapat bereaksi dengan hebat di dalam air.

Golongan Logam Alkali Tanah (IIA)

Dalam tabel periodik, golongan IIA termasuk ke dalam logam alkali tanah dan tergolong logam aktif. Logam ini hanya bisa terbakar jika di udara. Salah satu unsur logam yaitu Magnesium dan Stronsium biasa digunakan sebagai bahan kembang api. Kedua unsur tersebut memberikan efek warna terang terhadap kembang api.

Golongan Halogen (VIIA)

Selanjutnya mengenai unsur golongan VIIA yaitu halogen. Halogen merupakan unsur kimia non logam yang sangat reaktif. Hal ini disebabkan karena elektron valensinya yang berjumlah 7. Halogen membentuk sebuah senyawa yang biasa disebut garam. Tingkat reaktif dari masing-masing unsur juga berbeda dan berkurang setiap tingkatnya.

Golongan Gas Mulia (VIIIA)

Golongan VIIIA termasuk ke dalam gas mulia karena seluruh merupakan gas stabil yang sulit untuk bereaksi dengan unsur lain. Unsur ini bisa ditemui di alam bebas sebagai gas monoatomic. Keistimewaan dari unsur ini adalah memiliki titik leleh dan titik didih yang sangat rendah yaitu mendekati 0° Kelvin.

Golongan Unsur Transisi (Golongan B)

Golongan terakhir yaitu golongan unsur transisi, yaitu golongan yang terdapat di bagian tengah sistem periodik unsur atau biasa disebut golongan B. Semua unsur dalam golongan ini termasuk ke dalam jenis logam.

Baca juga

Nah, itu tadi adalah pengertian unsur secara kimia beserta golongan yang termasuk di dalamnya. Semoga ulasan di atas bisa bermanfaat bagi seluruh sobat sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.