Mengenal Konsep Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup

Apakah kamu memiliki paras dan sifat serupa orangtuamu? Dalam biologi, hal ini disebabkan karena adanya penurunan sifat dari induk. Cabang ilmu biologi yang mempelajari pewarisan sifat alias hereditas disebut sebagai genetika. Teori genetika sendiri adalah buah pemikiran ilmuwan G.Johann Mendel yang memiliki teori atau Hukum Mendel.

Ada dua Hukum Mendel dalam genetika yakni hukum pemisahan (segregation) dan hukum berpasangan secara bebas (independent assortment). Lewat Hukum Mendel ini, seluruh sifat dari suatu individu bisa diperkirakan. Dan dalam penurunan sifat ini, ada dua hal utama yang mempengaruhi yakni kromosom serta gen.

Kromosom

kromosom, konsep pewarisan sifat pada makhluk hidup

Kromosom ialah benang-benang halus yang membawa informasi genetis kepada keturunannya. Pada manusia dan makhluk hidup yang bereproduksi seksual, ada dua jenis kromosom yakni Autosom yang mengatur sifat dengan jumlah 22 pasang dan Gonosom (kromosom seks) yang menentukan jenis kelamin. Seorang laki-laki punya kromosom XY sementara perempuan dengan kromosom XX.

Gen

gen, konsep pewarisan sifat pada makhluk hidup

Gen merupakan bagian dari kromosom yang mengendalikan ciri genetis makhluk hidup. Gen menurun dari induk kepada anaknya dan berfungsi untuk mengatur perkembangan dan metabolisme sekaligus menyampaikan informasi genetik. Dalam pewarisan sifat, gen berperan untuk menentukan rasa, warna dan bentuk. Susunan gen yang menentukan sifat kerap disebut sebagai genotipe.

Karena tidak bisa diamati oleh indera, genotipe disimbolkan dengan sepasang huruf seperti rambut lurus (LL), warna merah (MM) dan buah bulat (BB). Huruf besar pada genotipe berarti sifatnya dominan sementara huruf kecil bermakna resesif.

Contohnya biar kamu mudah paham adalah saat sifat tinggi dan rendah dikawinkan, maka genotipe yang muncul adalah Tt dengan sifat tinggi mendominasi. Berbanding dengan genotipe, fenotipe adalah sifat makhluk hidup yang tampak.

Persilangan

Saat ada dua sifat yang berbeda digabungkan demi memperoleh bibit unggul, maka dilakukan persilangan. Proses perkawinan silang pertama kali dilakukan oleh Mendel menggunakan kacang ercis. Ada dua jenis persilangan yang populer dalam genetika yaitu:

Monohibrid

Seperti namanya, persilangan monohibrid adalah perkawinan dua individu sejenis dengan satu sifat beda. Contoh termudah adalah saat mangga manis dikawinkan dengan mangga masam atau manusia bertubuh tinggi dan rendah. Persilangan monohibrid memiliki tahapan test cross dan sifat intermediet.

Dihibrid

Disebut persilangan dihibrid saat dua individu sejenis dikawinkan dengan fokus pada dua sifat yang berbeda. Genotipe-nya bisa seperti anjing bertubuh tinggi bulu hitam (TTHH) dan anjing bertubuh rendah bulu putih (tthh). Di mana saat dikawinkan, keturunan pertama adalah anjing tinggi bulu hitam (TtHh). Namun jika genotipe ini disilangkan sesamanya, keturunannya berbeda.

Di mana kamu akan mendapatkan anjing dengan genotipe TTHH, TThh, ttHH, tthh, 2TTHh, 2TtHH, 4TtHh, 2Tthh dan 2ttHh. Atau jika dibaca secara fenotipe adalah anjing bertubuh tinggi bulu hitam, bertubuh tinggi bulu putih, bertubuh rendah bulu hitam dan bertubuh rendah bulu putih.

Pewarisan Sifat Pada Manusia

Sebagai makhluk hidup yang paling sempurna, manusia bisa mewariskan beberapa sifat yang lebih kompleks dan khas. Contohnya adalah seperti albino, warna mata, bentuk rambut hingga beberapa penyakit genetik seperti epilepsi sampai kencing manis. Sifat albino dikendalikan gen resesif a yang membuat penderita albino punya genotipe aa, sementara orang normal AA.

Setelah melalui riset medis, kencing manis (diabetes melitus) ditentukan oleh gen resesif d. Kalau orangtuamu normal dan kamu diabetes, maka orangtuamu heterozigotik.

Melalui ilmu pewarisan sifat ini, kamu akan bisa menentukan seperti apa keturunanmu kelak berdasarkan sifat pasangan. Tak heran kalau banyak yang ingin ‘memperbaiki keturunan’ dengan usaha ini.

One Reply to “Mengenal Konsep Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.